Kalender Wiwid Novis (popo)

Universitas Gunadarma

Link Teman

Sabtu, 06 Maret 2010

RENDAH HATI

Rendah hati merupakan sikap yang sukar ditemukan di zaman kita. Sebaliknya, egoisme merajai sikap hidup manusia yang hidup diabad ini. Siapa lu siapa gua, seakan menjadi semboyan keegoisan manusia. Aku yang paling hebat, engkau tak ada apa-apanya semakin menyeruak dalam hidup setiap orang. Tersinggung sedikit, sudah ngamuk tidak kepalang. Harga dirinya tersentuh sedikit saja, sudah meminta aparat hukum untuk menegakkan keadilan. Singkatnya, sikap rendah hati semakin jauh dari potret kehidupan masyarakat kita. Namun, berbeda dengan kisah berikut ini. Di sebuah daerah ibu kota, ada seorang pejabat pemerintah yang terkenal dan dihargai rakyatnya. Status sosialnya tinggi. Menjelang pensiun, ia mengadakan acara perpisahan. Seorang penjaga taman mengucapkan terima kasih atas kepemimpinannya selama ini. Ia berkata, saya berterima kasih karena bapak selalu mengatakan minta tolong ketika meminta saya melakukan tanggung jawab saya. Saya bersyukur bapak selalu mengucapkan terima kasih untuk hal-hal kecil yang saya lakukan. Saya pun bersyukur bapak tidak pernah merendahkan saya ketika tindakan bodoh saya lakukan. Bapak pimpinan tertinggi di kantor ini, namun saya merasa sangat dihargai sebagai penjaga taman.

Firman Tuhan mengajarkan, agar kita tetap rendah hati (Flp. 2:1-11). Menganggap orang lain lebih utama dari diri sendiri salah satu sikap rendah hati. Namun, meninggikan diri dan mencari pujian manusia merupakan sikap sombong yang ditentang Allah. Rasul Paulus menasihati agar kita merendahkan hati seorang terhadap yang lain sebagaimana Kristus melakukannya. Walaupun dalam rupa Allah, namun Kristus tidak menganggap itu sebagai hak yang harus dipertahankan. Dia mengosongkan diri-Nya, bahkan sampai mati di kayu salib. Yesus adalah teladan kerendahan hati.

Sebagai orang percaya, kita perlu belajar rendah hati. Itu adalah kehendak Bapa bagi kita. Bagai air yang mengalir dari ketinggian, demikian juga berkat Allah mengalir bagi mereka yang rendah hati. Allah menentang kesombongan, namun Dia mengasihi mereka yang rendah hati. Anda ingin mengalami berkat-Nya? Anda rindu dikasihi sesama? Pertahankan sikap rendah hati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar